Posted by : lita fr. March 17, 2012

(kita basa-basi dulu yah...)

Dulu waktu pertama kali beli kacamata, pasti selalu beli yang full frame. Alasannya, yah karena belum tahu-tahu amat tentang jenis-jenis kacamata, dan memang direkomendasiin dari dokter spesialis hewan mata juga sih.
Full Frame
Dua atau tiga tahun kemudian, setelah udah agak bosan dengan kacamata full frame dan udah sedikit 'ngeh' soal frame kacamata, akhirnya saya jatuh cinta sama kacamata semi rimless. Awalnya gak dibolehin beli sama ortu, tapi saya coba rayu-rayu dikit akhirnya (terpaksa) dibeliin juga. (Saya masih kecil waktu itu, belum ada duit, jadi masih dibeliin sama ortu meski sampai sekarang masih gitu sih :/ )
Semi Rimless
Tapi, manusia itu gak pernah puas...

Gara-gara nonton film (lupa judulnya apa...), lihat si dokter pake kacamata rimless, kok keren yah? (kacamatanya maksud saya...) Dan muncul deh ide jahat buat hancurin kacamata yang semi rimless biar bisa ganti kacamata lagi huehehehe... Tapi, hasutan setannya mau dibilang berhasil juga enggak.

Saya coba cari beberapa info tentang kacamata rimless plus model-modelnya. Ternyata memang keren! Tapi tetap aja ada kelebihan dan kekurangannya. Cekidot deh infonya...



Rimless
Kelebihan:
1. Kacamata rimless lebih ringan ketimbang kacamata semi rimless atau bahkan kacamata full frame.
2. Secara kosmetik lebih bersih, cool, dan elegan.
3. Membersihkannya lebih mudah.
4. Serasa tidak memakai kacamata, apalagi dengan multicoating yang sangat bagus.
5. Bentuk kacanya bisa dibuat sesuai selera pelanggan. Mau sebelah kiri bentuk bintang, kanan bentuk segitiga juga bisa, tapi siapin duit yang banyak yah :P

Kekurangan:
1. Umumnya tidak bisa dipasang menggunakan lensa kaca (glass), sebab harus dibor di dua tempat (lihat gambar di atas). Kemungkinan 50% lensa kaca akan pecah.
2. Perlu hati-hati saat ingin menggunakan ataupun melepaskan kacamata, karena kekuatan utama kacamata ada di skrup. Resiko pecah atau retak lebih tinggi jika melepaskannya dengan satu tangan.
3. Sering longgar di daerah skrup, jadi harus sering menyetel kembali biar pas.
4. Proses penyetelan untuk merapikan jika pernah kena benturan, lebih sulit untuk membuat simetris, kecuali kepada yang sudah ahlinya. 
5. Bagian pinggir lensa harus cukup tebalnya, misal minimal 2 mm atau lebih, dan ini sangat tidak cocok untuk ukuran plus dengan diameter kacamata yang besar. 
6. Tidak cocok untuk lensa yang melengkung, karena posisi temple akan semakin ke dalam (tapi tergantung bagaimana  bentuk tautan endpiece dengan lensa).
7. Lensa akan terlihat lebih tebal, karena tidak ada yang menutupinya.
8. Dalam hal pasien tertentu, jika pinggir lensa dipoles maka akan merasa silau.
9. Tidak semua bahan plastik kuat, jadi ada bahan yang direkomendaikan artinya ulet untuk bor ini (silakan tanyakan ke optik).
10. Tidak boleh ditaruh sembarangan.

Setelah baca kelebihan dan kekurangan kacamata rimless, saya jadi sedikit kecewa. Kenapa?

KEKURANGANNYA LEBIH BANYAK SIH..!!

Dan kayaknya harganya juga lebih mahal... Sepertinya saya bakal beli yang semi rimless aja deh... Semoga postingan ini bermanfaat buat kawan-kawan sekalian. Bye.

sumber: OptikOnline

{ 5 komentar... read them below or Comment }

  1. wah frame kacamatanya bagus-bagus ya sis, thanks sudah kasih informasinya. Kalo boleh tau ini framenya local apa dari luar?

    ReplyDelete
  2. bener juga...
    KEKURANGANNYA LEBIH BANYAK SIH..!!

    ReplyDelete
  3. Yang paling nyaman di kacamata jenis apa ?

    ReplyDelete
  4. Yang paling nyaman di kacamata jenis apa ?

    ReplyDelete
  5. Saya sudah berkali kali ganti kaca mata dan selalu pakai yg rimles..kedudukan.jatuh.remuk hal wajar..namun kalo sudah jatuh hati sulit nya untuk pilih yang lain..saya lebih merasa terlihat elegan saat pakai rimless tidak pasaran dan terlihat mewah

    ReplyDelete

loading...

Follow by Email

Powered by Blogger.

- Copyright © catatan kecil - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -